Kamis, 19 April 2012

Satelit NASA Tangkap Letusan Solar Flare


Satelit National Aeronautics and Space Administration (NASA) baru-baru ini menangkap gambar dan video menakjubkan letusan solar flare terbesar di sisi timur matahari. Fenomena tersebut kemungkinan bisa menimbulkan dampak terhadap planet Bumi.

Dilansir Redorbit, letusan itu dinamakan prominence eruption dengan intensitas medium (M1.7) menciptakan Coronal Mass Ejection (CME) atau yang biasa dikenal dengan ledakan besar angin surya. Fenomena langka itu tertangkap pada pukul 1:45 pm, Eastern Daylight Time (EDT), 16 April 2012.

Ada tiga kategori letusan solar flare, mulai dari C, M dan X. X adalah letusan solar yang paling kuat. Beberapa letusan terkuat ini mampu menghasilkan sejumlah besar energi. Apabila diukur, kabarnya letusan terkuat itu bisa serupa dengan satu miliar megaton TNT.

Dampak akibat terpaan CME ini bisa menyebabkan badai listrik yang mengganggu satelit serta sistem lain yang ada di planet Bumi. Bahkan, bisa mengancam astronot di stasiun ruang angkasa internasional (ISS). Untungnya, peristiwa ini terjadi di sisi timur matahari, sehingga kemungkinan tidak menimbulkan ancaman terhadap planet Bumi.

Solar flare atau yang biasa disebut sebagai badai matahari ini bisa memberikan dampak apabila letusan itu terjadi persis menghadap planet Bumi. Karena flare ini terbuat dari photons, sehingga membuatnya bisa melesat keluar dari sumber asalnya dengan cepat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Komentar yah.. :)