Minggu, 22 April 2012

Qualcomm Kesulitan Memroduksi Chip Snapdragon


Qualcomm memperingatkan bahwa pihaknya sedang kesulitan memenuhi permintaan prosesor Snapdragon besutannya. Prosesor ini digunakan oleh banyak ponsel cerdas yang beredar saat ini.


Raksasa produsen mobile chip dari Amerika Serikat ini mengatakan telah meremehkan jumlah permintaan akan produknya. Akibatnya, kini pabrik pihak ketiga miliknya tidak dapat membuat cukup chip untuk bertahan sampai akhir 2012.



Diwartakan TechRadar, chip Snapdragon S4 tersebut banyak digunakan untuk dapur pacu smartphone Android dan Windows Phone, sehingga pasokannya mungkin akan berpengaruh.



Qualcomm mengatakan mereka meminta klien untuk memasok lebih banyak chipset Fusion 2, tapi juga mengakui beberapa produsen smartphone akan bergerak ke produsen chip lain.



"Dalam setiap lingkungan terbatas, orang akan mencari alternatif lain yang bisa dipilih untuk memecahkan masalah," kata Chief Operating Officer Qualcomm, Steve Mollenkopf.



"Kami telah membantu pelanggan untuk mempertimbangkan bagaimana mereka dapat menggantikannya dengan chipset Fusion 2 yang telah kita sediakan selama 8 bulan terakhir. Kami juga berharap bisa melihat beberapa chipset selain Qualcomm digunakan sebagai alternatif memecahkan masalah itu," tambahnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Komentar yah.. :)